5 Gangguan Mental Yang Bisa Dialami Otak Semua Orang

5 Gangguan Mental Yang Bisa Dialami Otak Semua Orang

Janganlah – Berdasarkan statistik, setiap satu dari empat orang menderita gangguan mental atau perilaku. Diantara semua jenis gangguan itu, ada yang dinilai sangat aneh bahkan sulit untuk diterima dalam kehidupan bermasyarakat.

Semakin diselami kita akan mengetahui bahwa otak manusia itu semakin misterius. Berikut ini adalah 5 contoh gangguan mental aneh yang ternyata berpotensi dialami oleh semua orang!

  • Sindrom Quasimodo

Biiasa juga disebut sebagai body dysmorphic disorder, adalah gangguan mental yang sangat amat berbahaya. Gangguan ini dikenal dengan pikiran obsesif tentang kecacatan fisik berlebihan ataupun imajiner. Penderitanya akan secara konstan melihat ke cermin untuk menemukan sudut terbaik dimana kecacatannya itu gak akan terlihat.

Mereka merawat penampilan mereka secara berlebihan. Mereka juga memiliki banyak permasalahan asmara yang disebabkan karena faktor “kecacatan” ini. Kepercayaan diri mereka sangat rendah dan sangat tertekan dalam bergaul karena merasa sekelilingnya melihat “kecacatannya” kemudian menertawakannya. Merasa senasib? Keanehan sindrom ini diungkapkan dalam sebuah film pendek berjudul Contracuerpo.

  • Erotomania

Mereka yang menderita erotomania adalah milik seseorang yang mencintainya, khususnya seseorang yang memiliki status sosial lebih tinggi (misalnya selebritis). Penderitanya percaya bahwa para penggemar imajinernya menunjukkan sikap mereka melalui tanda-tanda khusus, sinyal-sinyal rahasia, telepati dan pesan berkode di media.

Melawan gangguan ini bisa dibilang sulit, bahkan jika yang seharusnya dianggap penggemar itu sudah terang-terangan menolaknya. Penolakan tersebut dianggap para penderita erotomania sebagai strategi untuk menyembunyikan hubungan mereka dari masyarakat. Gangguan ini diangkat pertama kali ke publik dalam film From the Land of the Moon (Marion Cotillard).

  • Delusi Capgrass

Sindrom ini membuat penderitanya percaya bahwa seseorang yang dekat dengannya atau bahkan dirinya sendiri telah ditukar tempat dengan seorang doppelganger. Penderitanya mengungkapkan bahwa niat buruk mereka akan terwakili dari “kembarannya” yang terlihat persis seperti mereka.

Gangguan ini biasanya disertai dengan Schizophrenia, Film The Double, yang diangkat dari novel F. M. Dostoevsky dengan judul yang sama, mengungkap esensi dari gangguan ini.

  • Delusi Fregoli

Dalam kasus ini, penderitanya percaya kebalikannya, di balik topeng orang asing atau sekelilingnya adalah orang-orang yang dekat dengannya, dianggap secara konstan menggunakan makeup dan mengubah penampilan dalam rangka pengejaran. Sindrom ini pertama dikenal pada tahun 1927 dimana seorang gadis cilik meyakini bahwa ia sedang dikejar oleh dua aktor dari theater tempat langganan ia menonton, mengambil bentuk orang yang dikenal atau pernah ditemuinya. Topik ini dibahas sebagian dalam film animasi berjudul Anomalisa.

  • Sindrom Adele

Sindrom Adele adalah obsesi yang membuat seseorang mengalami rasa cinta patologis. Para dokter belakangan menilainya sebagai gangguan mental yang secara serius mengganggu kehidupan dan kesehatan seseorang, dibandingkan dengan kecanduan judi, alkohol dan kleptomania.

Gejala gangguan ini menyerupai depresi mendalam namun bisa jadi lebih berbahaya. Penganiayaan terhadap seseorang, penipuan diri, harapan yang delusif/menyesatkan, pengorbanan diri secara sukarela, mengacungkan nasihat dari teman maupun orang dekat lainnya. Tindakan ceroboh dan kehilangan ketertarikan dalam topik atau aktivitas lain. Kamu bisa menonton The Story of Adele H, sebuah film tentang sindrom dan seorang wanita muda yang mendasari penamaan sindrom tersebut.

 

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *