5 Jejak Perjuangan Gus Dur Untuk Indonesia

5 Jejak Perjuangan Gus Dur Untuk Indonesia

5 Jejak Perjuangan Gus Dur Untuk Indonesia. Pada umumnya, Gus Dur memperingati hari berdasarkan perhitungan kalender Hijriyah. Gus Dur wafat di Jakarta pada 30 Desember 2009.

5 Jejak Perjuangan Gus Dur Untuk Indonesia

Perjuangan Gus Dur sebagai aktivis, cendekiawan. Lalu ketua organisasi massa islam terbesar di tanah air ‘Nadhlatull Ulama’ hingga Presiden Republik Indonesia. Meninggalkan jejak-jejak yang masih bisa kita lihat hingga hari ini. Untuk mengenangnya, Berikut ini 5 jejak perjuangan Gus Dur untuk Indonesia.

1.) Jadikan tahun Baru Imlek Hari Libur

5 Jejak Perjuangan Gus Dur Untuk Indonesia

Merayakan tahun baru Imlek sempat dilarang pada masa kolonial Belanda. Baru pada masa pendudukan Jepang, Imlek dijadikan hari libur resmi berdasarkan keputusan Osamu Seiri No. 26 tanggal 1 Agustus 1942. Pada masa pendudukan “Saudara Tua” kita ini pula, warga Tionghoa dapat dengan leluasa merayakan Imlek.

Berlanjut ke masa kemerdekaan. Imlek tetap dapat dirayakan secara bebas di tanah air selama masa pemerintahan Presiden Sukarno. Pada masa Orde Baru, perayaan Imlek mulai dibatasi meskipun tidak sama sekali dilarang. Alasannya berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) No. 14 Tahun 1967 adalah.

“Manifestasinya dapat menimbulkan pengaruh psikologis, mental dan moril yang kurang wajar terhadap warga negara Indonesia. Sehingga merupakan hambatan terhadap asimilasi.”

Adalah Gus Dur yang semasa menjadi Presiden memutuskan untuk mencabut Inpres No. 14 Tahun 1967.

Baca Juga: Peristiwa 10 November 1945 di Surabaya

Beliau melakukan hal tersebut dengan mengeluarkan keputusan presiden (Keppres) No. 6 Tahun 2000. Bersamaan dengan itu, Gus Dur juga kemudian menjadikan Imlek sebagaiu hari libur fakultatif (Berlaku bagi mereka yang merayakannya).

Penerus Gus Dur, Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, kemudian meresmikan Imlek sebagai hari libur nasional pada 2002, yang mulai berlaku 2003.

2.) Jadikan Kong Hu Cu Agama Yang di Akui

5 Jejak Perjuangan Gus Dur Untuk Indonesia

Di era Gus Dur, jumlah agama yang diakui di Indonesia berubah dari 5 menjadi 6, Yang bertambah agama Kong Hu Cu.

Sebelumnya selama puluhan tahun, penganut Kong Hu Cu tidak bisa sepenuhnya mengklaim hakl-hak mereka. Sebagai warga negara Indonesia, karena agamanya tidak diakui oleh negara.

Sevagaimana perayaan Imlek, diskriminasi terhadap agama Kong Hu Cu juga diawali di masa Orde Baru dengan Inpres No. 14 Tahun 1967.

Ini merupakan representasi betapa Gus Dur tidak menyetujui diskriminasi terhadap kaum Tionghoa di Indonesia.

3.) Berusaha Menghapus Diskriminasi Terhadap PKI

5 Jejak Perjuangan Gus Dur Untuk Indonesia

Setelah mengalami diskriminasi sosial, politik, hingga ekonomi di bawah rezim Orde Baru. Mereka yang terkait dengan gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI). Dimasa lalu, aklhirnya memperoleh angin segar saat Gus Dur menjadi presiden.

5 Jejak Perjuangan Gus Dur Untuk Indonesia

Meski mendapati tentangan yang tidak sedikit, Gus Dur dengan berani mengusulkan pencabutan Ketetapan MPRS NO. 25 Tahun 1966. Salah satu landasan legal proses diskriminasi tersebut. Ketetapan MPRS tersebut berisikan larangan penyebaran paham komunisme di Indonesia.

Baca Juga: Latar Belakang dan Kornologinya Kerusuhan Mei 1998

Namun, bukan berarti Gus Dur menutup mata bahwa sikap dan tindakan PKI juga tidak selalu benar.

Intelektual muslim Akhmad Sahal pernah menjelaskan tentang sikap Gus Dur ini. Secara lebih mendalam dan mengapa sikap tersebut mendapatkan banyak tentangan dalam tulisannya pada 2012.

Gus Dur memang tidak berhasil mewujudkan usulannya ini. Namun demikian, apa yang dilakukannya telah menjadi inspirasi bagi para aktivis selanjutnya untuk memperjuangkan pengapusan diskriminasi bagi PKI.

4.) Merawat Paham Kebangsaan di Tubuh NU

5 Jejak Perjuangan Gus Dur Untuk Indonesia

Sebagai organisasi massa Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama. Memilih peran besar dalam p[roses pembangunan Indonesia dari masa ke masa.

Dalam proses tersebut, NU berhasil menjadi jembatan antara umat Islam dan elemen lain bangsa Indonesia. Dengan keyakinan bahwa persoalan keumatan adalah persoalan kebangsaan, begitupun sebaliknya.

Saat menjabat sebagai Ketua Umum NU, Gus Dur secara konsisten terus memperjuangkan paham kebangsaan NU ini.

5.) Sejahterakan PNS

5 Jejak Perjuangan Gus Dur Untuk Indonesia

Gus Dur turut berjasa dalam meningkatkan kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dengan mendorong naik gaji mereka secara signifikan saat menjabat sebagai presiden.

“Di masa pemerintahan Gus Dur, gaji PNS naik sekitar 100%. Itu sangat luar biasa bagi kesejahteraan PNS, ditambah pangkat dan golongan para PNS juga lebih baik.” Jadi seperti itulah 5 jejak perjuangan Gus Dur untuk Indonesia.

Author: admin sejarah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *