Sejarah Bandung Lautan Api

Sejarah Bandung Lautan Api Yang Terjadi 72 Tahun Lalu

Sejarah Bandung Lautan Api. Bandung Lautan Api adalah sejarah milik rakyat Bandung yang akan selalu dikenang sebagai aksi patriotik warga Bandung. Dalam mempertahankan tanah airnya. Tanggal 24 Maret 1946 adalah momentum saat rakyat bersatu mencegah sekutu dan NICA (Netherlands-Indies Civil Administration) menduduki Bandung.

Sejarah Bandung Lautan Api Yang Terjadi Tahun Lalu

Pada buku sejarah Bandung (2016). Sejarawan Universitas Padjadjaran Nina Lubis. Menulis bahwa pembumihangusan itu merupakan setrategi agar sekutu tidak bisa menguasai Bandung. Sementara itu, perintah pengosongan wilayah juga merupakan perintah langsung dari Perdana Menteri Sutan Sjahrir. Hal itu merupakan bagian dari upaya diplomasinya dengan sekutu demi keselamatan republik.

“Peristiwa ini seolah-olah orang Bandung menyerah kepada sekutu (Inggris) yang juga ada Belanda. Akan tetapi sebetulnya itu taktik saja, karena pemerintah pusat melalui PM Sjahrir sedang melakukan diplomasi dengan NICA dan sekutu”.

Baca Juga : Sejarah Perjanjian Linggarjati Serta Latar Belakang dan Dampaknya

Nina mengungkapkan, pada saat itu Kolonel A.H. Nasution juga mendapat telegram dari Jendral Sudirman untuk mempertahankan Bandung. Sampai titik darah penghabisan. Ditengah situasi yang sulit itu A.H. Nasution harus mengambil keputusan yang berat. Dalam perundingan yang dilakukan oleh pihak militer Indonesia. Diambillah keputusan agar rakyat dan tentara meninggalkan Bandung bersama-sama dengan lebih dulu membumihanguskanmya.

Setelah ada keputusan tersebut, 100.000 penduduk Bandung (Suber lain menulis 200.000 dan 300.000). Mengosongkan Bandung 11 km dari pusat kota. Mereka mengungsi ke Bandung Selatan, seperti Ciparay, Majalaya, Banjaran dan Soreang. Bandung Barat ke Cililin, dan Gununghalu. Serta Bandung Timur yaitu ke Rancaekek, Cicalengka dan Sumedang.

Pembakaran Kota Bandung

Sejarah Bandung Lautan Api Yang Terjadi Tahun Lalu

Nina menulis “Sambil meninggalkan Kota Bandung, rakyat dan Tentara Nasional Indonesia sejak pukul 20.00. Melakukan pembakaratn-pembakaran seperti di Ciroyom, Tegallega Utara, Cikudapateuh, Cicadas. Sepanjang jalan Otto Iskandardinata, jalan Asia Afrika, Cibadak, Kopo dan Babakan Ciamis. Itulah peristiwa yang dikenal sebagai Bandung Lautan Api”.

Dari rangkaian kejadian tersebut, Nina menilai bahwea Bandung Lautan Api tidak hanya menjadi peristiwa lokal yang terjadi di Bandung. Akan tetapi ini juga menjadi perhatian nasional karena dampak luas yang ditimbulkannya. Kejadfian ini sangat berdampak pada aktivitas NICA dan Tentara Republik Indonesia.

Peran Mohammad Toha

Sejarah Bandung Lautan Api Yang Terjadi Tahun Lalu

Dengan adanya peledakan gudang mesiu yang dilakukan oleh Mohamad Toha empa bulan kemudian. Menegaskan peran rakyat Bandung dalam mempertahankan Indonesia dari Belanda. Pada peristiwa 10 Juli 1946 itu, Toha membakar gudang yang berisi 1.100 ton mesiu dan senjata. Sehingga menimbulkan ledakan yang dasyat.

“Suara ledakan itu, terdengar sampai ke Cianjur karena amunisinya banyak, 1.100 ton.”

Amunisi itu, merupakan persediaan untuk oprasi di wilayah Priangan. Sejak amunisi itu hancur, aktivitas Nica di wilayah Priangan itu terganggu. Nina menyatakan bahwa serangan tersebut berdampak secara nasional, tidak hanya di wilayah Bandung saja.

Baca Juga : Peperangan Sengit Kemerdekaan Negara Indonesia

“Peyerangan ini dampaknya nasional karena gudang amunisi itu gudang perbekalan untuk NICA se-Priangan. Jadi dengan hancurnya itu tentu pasukan NICA itu bingung juga amunisinya hancur. Itu yang saya bilang dampak nasional. Memang yang mati di pihak Belanda tidak ada, hanya luka-luka akan tetapi dampak perjuangannya itu Nasional.”

Author: admin sejarah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *