4 Periode Revolusi Teknologi Industri

Revolusi teknologi industri

Revolusi teknologi industri. Peradaban manusia terus berkembang. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus dieksplorasi terbukti telah membuahkan berbagai penemuan inovatif di masanya. Saat ini kita sudah sampai di era revolusi industri 4.0.

Tentu berbagai penemuan terdahulu telah mengubah cara manusia mengeksploitasi sumber daya. Inovasi apa saja yang menandai setiap era revolusi industri hingga saat ini? Yuk, kita tengok sekilas ke belakang!

Baca juga: Teknologi Masa Depan Yang Sudah Terwujud

1. Revolusi industri 1.0

Revolusi teknologi industri

Periode ini berlangsung sekitar akhir abad ke-18 hingga awal abad ke-19. Era ini ditandai dengan mekanisasi berbagai kegiatan dan bergesernya aktivitas pertanian ke industrialisasi dan manufaktur, khususnya di wilayah Britania dan Eropa pada umumnya.

Perubahan tersebut dimulai sejak ditemukannya mesin uap pada tahun 1700an. Pada masa tersebut, mesin uap terus berkembang dari yang paling sederhana, hingga mesin uap yang lebih efisien, temuan James Watt pada 1776.

2. Revolusi industri 2.0

Revolusi teknologi industri

Berlangsung pada 1870-1914, era ini dikenal juga dengan periode ilmu pengetahuan dan produksi masal. Produksi dalam jumlah besar didorong oleh berbagai teknologi yang mempersingkat kegiatan manufaktur.

Temuan-temuan pada masa ini merupakan buah dari diterapkannya sains secara aplikatif. Teknologi yang menjadi pijakan revolusi industri 2.0 antara lain:

  • Mulai ditemukannya sumber energi baru listrik, gas dan minyak bumi.
  • Berkembangnya sintesis kimia yang berdampak pada penemuan kain sintetis, pewarna, dan pupuk kimia.
  • Telegram dan telepon menggeser cara manusia berkomunikasi jarak jauh.
  • Penemuan automobile dan pesawat pada awal abad 20-an mengubah cara manusia berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
  • Teknologi conveyor belt yang menjadi pemicu produksi masal kian meningkat.
Baca juga: Inovasi Canggih Dibidang Teknologi Abad Ini

3. Revolusi industri 3.0

Revolusi teknologi industri

Pada revolusi industri 3.0, industri manufaktur tidak lagi hanya berpusat pada manusia. Masa ini disebut juga dengan era digitalisasi. Dimulai dari paruh kedua abad ke-20. Revolusi ditandai dengan berbagai penemuan, seperti energi baru nuklir dan beberapa hal berikut ini:

  • Perkembangan berbagai teknologi elektronik seperti semi konduktor, transistor, mikroprosesor, integrated chip yang membuat komputer berukuran semakin kecil, seperti komputer rumahan, laptop, dan handphone.
  • Mengubah teknologi analog ke bentuk digital, misalnya pada perekam musik yang semula kaset ke bentuk CD.
  • Teknologi-teknologi tersebut memicu penemuan baru di bidang bioteknologi dan penelitian luar angkasa.
  • Produksi industri tiba pada masa otomasi sehingga tenaga manusia tidak lagi mendominasi.
  • Pada masa ini juga ditemukan kontrol logika terprogram, robotik dan internet.

4. Revolusi industri 4.0

Revolusi teknologi industri

Revolusi industri 4.0 tiba di depan mata. Setiap masa revolusi bergantung pada temuan teknologi pada revolusi industri sebelumnya. Revolusi industri 4.0, teknologi internet kian berkembang. Berbagai perangkat dapat terhubung secara global.

Komputer-komputer yang tersambung dalam ruang manufaktur terhubung tanpa menggunakan kabel. Artificial intelligence (AI), sensor miniatur, 3D printing, dan internet of things (IoT) menjadi berbagai inovasi yang menjadi penanda pada revolusi industri terkini.

Ilmu pengetahuan dan teknologi begitu dinamis dan pesat berkembang. Kita nantikan temuan apa lagi yang akan menanti kita di masa yang akan datang.

Baca juga: 6 Teknologi Diprediksi Hilang Dalam Waktu Dekat

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *