Apa Itu Teknologi 5G?

Teknologi 5G

Teknologi 5G – Internet seluler “generasi kelima (fifth generation/ 5G)” yang sangat cepat sedang ramai di dunia lantaran menuai kontroversi karena dikembangkan oleh perusahaan China, Huawei Technologies. Yang dicurigai sebagai alat pemerintah China memata-matai negara lain. Namun, tahukah Anda apa itu 5G?

Mengutip BBC, teknologi internet 5G adalah generasi terbaru dari jaringan internet. Yang menjanjikan kecepatan unduhan 10 hingga 20 kali lebih cepat daripada kecepatan internet yang tersedia sekarang. Kemungkinan akan diluncurkan pada awal tahun depan di beberapa negara.

Baca juga: 10 Prediksi Teknologi dan Transformasi Digital di Indonesia

Berikut beberapa hal yang perlu dicatat terkait 5G.

Apa sebenarnya 5G itu?

Seperti yang dijelaskan di atas, 5G adalah konektivitas internet seluler generasi kelima yang menjanjikan kecepatan pengunduhan dan pengunggahan data yang jauh lebih cepat. Jangkauan yang lebih luas dan koneksi yang lebih stabil.

Jaringan ini memanfaatkan spektrum radio dengan lebih baik dan memungkinkan lebih banyak perangkat untuk dapat mengakses internet seluler pada saat yang bersamaan.

Apa yang bisa dilakukan dengan 5G?

“Apa pun yang kita lakukan sekarang dengan smartphone kita. Kita akan dapat melakukannya dengan lebih cepat dan lebih baik,” kata Ian Fogg dari OpenSignal, sebuah perusahaan analisis data seluler.

“Pikiran kacamata pintar yang menampilkan augmented reality (AR), mobile virtual reality, video berkualitas lebih tinggi, dan internet yang menjadikan kota lebih pintar. Tapi, yang benar-benar menarik adalah semua layanan baru yang akan dibangun yang tidak dapat kita ramalkan sebelumnya.”

Dengan digunakannya 5G, kemungkinan manusia bisa membuat segerombolan drone bekerja sama untuk melakukan misi pencarian dan penyelamatan, penilaian kebakaran dan pemantauan lalu lintas, yang semuanya berkomunikasi secara nirkabel satu sama lain dan stasiun pangkalan darat melalui jaringan 5G.

Banyak pula yang menganggap 5G akan sangat penting bagi kendaraan otonom (self-driving). Untuk dapat digunakan berkomunikasi satu sama lain dan membaca peta langsung dan data lalu lintas.

Bahkan, game seluler akan lebih lancar dimainkan, dengan lebih sedikit penundaan atau latensi, yang bisa dengan mudah digunakan hanya dengan menekan tombol pada pengontrol dan melihat efeknya di layar. Video seluler dan panggilan video (video call) akan lebih jelas dan tanpa gangguan.

Perangkat kebugaran yang dapat dikenakan dengan jaringan 5G dapat memantau kesehatan penggunanya secara langsung. Memberi tahu dokter segera setelah terjadi keadaan darurat.

Baca juga: Teknologi ToF Yang Bikin Kamera Ponsel Makin Canggih

Bagaimana cara kerjanya?

Ada sejumlah teknologi baru kemungkinan akan diterapkan, tetapi standarnya belum ditetapkan untuk semua protokol 5G. Pita frekuensi yang lebih tinggi, 3.5GHz (gigahertz) hingga 26GHz dan lebih tinggi dari itu. Memiliki banyak kapasitas tetapi panjang gelombangnya yang lebih pendek bisa berarti jangkauannya lebih rendah. Hal itu memungkinkan jaringan saat ini lebih mudah diblokir oleh objek fisik.

Oleh karena itu penciptaan teknologi baru kemungkinan akan diterapkan, misalnya dengan membuat beberapa tiang telepon yang lebih kecil. Yang diletakkan lebih dekat ke tanah untuk mentransmisikan apa yang disebut sebagai “gelombang milimeter” antara jumlah pemancar dan penerima yang jauh lebih tinggi. Ini akan memungkinkan kepadatan penggunaan yang lebih tinggi. Sayangnya teknologi itu mahal dan perusahaan telekomunikasi belum sepenuhnya berkomitmen mengembangkannya.

Apakah 5G sangat berbeda dengan 4G?

Jawaban dari pertanyaan itu adalah “iya”. 5G merupakan teknologi radio yang benar-benar baru, tetapi pada awalnya 5G kemungkinan hanya akan digunakan oleh operator jaringan sebagai cara untuk meningkatkan kapasitas pada jaringan 4G (LTE-Long Term Evolution) yang ada, untuk memastikan layanan yang lebih konsisten bagi pelanggan.

Kecepatan yang diperoleh pengguna juga akan tergantung pada pita spektrum mana yang operator gunakan untuk menjalankan teknologi 5G dan tergantung jumlah dana yang operator investasikan untuk tiang dan pemancar baru.

Seberapa cepat laju 5G?

Jaringan 4G tercepat saat ini menawarkan rata-rata sekitar 45Mbps (megabit per detik), meskipun industri ini masih berharap dapat mencapai 1Gbps (gigabit per detik = 1.000Mbps).

Pembuatan chip Qualcomm menganggap 5G dapat mencapai kecepatan penelusuran dan unduhan sekitar 10 hingga 20 kali lebih cepat dalam kondisi dunia nyata. Namun pernyataan itu bertolak belakang dengan hasil penelitian saat ini.

Dengan 5G, pengguna kemungkinan bisa mengunduh film definisi tinggi dalam waktu satu menit atau lebih saja.

Ada juga jenis jaringan Standalone 5G yang diperkirakan akan memiliki frekuensi yang sangat tinggi yaitu 30GHz, namun sayangnya jaringan ini dipastikan belum akan tersedia dalam beberapa tahun ini.

Baca juga: Teknologi Smartphone di 2018

Mengapa 5G dibutuhkan?

Dunia terus berubah dan umat manusia mengonsumsi lebih banyak data setiap tahun, terutama seiring meningkatnya popularitas streaming video dan musik. Pita spektrum yang ada semakin padat, yang menyebabkan kerusakan dalam layanan, terutama ketika banyak orang di daerah yang sama mencoba mengakses layanan seluler online pada saat yang sama.

5G jauh lebih baik dalam menangani ribuan perangkat secara bersamaan, dari ponsel hingga sensor peralatan, kamera video hingga lampu jalan pintar.

Kapan 5G akan dipakai?

Sebagaian besar negara tidak mungkin untuk meluncurkan layanan 5G sebelum tahun 2020, tetapi Ooredoo Qatar mengatakan telah meluncurkan layanan komersial, sementara Korea Selatan menargetkan akan meluncurkannya tahun depan, dengan tiga operator jaringan terbesarnya sepakat untuk memulai pada saat yang sama. China juga berlomba untuk meluncurkan layanan pada 2019.

Sementara itu, regulator di seluruh dunia sibuk melelang spektrum untuk perusahaan telekomunikasi, yang telah bereksperimen dengan pembuatan ponsel yang memuat layanan baru tersebut.

Apakah memakai jaringan 5G berarti membutuhkan telepon baru?

Nampaknya memang begitu. Tetapi ketika 4G diperkenalkan pada 2009/2010, ponsel pintar yang kompatibel telah diluncurkan ke pasar sebelum infrastruktur diselesaikan sepenuhnya, menyebabkan sebagian konsumen merasa dirugikan akibat harus membayar mahal sementara jaringan sedang dikembangkan.

Kali ini, kata Ian Fogg, pembuat ponsel tidak mungkin melakukan kesalahan yang sama, dan hanya meluncurkan ponsel 5G hanya ketika jaringan baru siap, yang mungkin dilakukan menjelang akhir 2019. Ponsel generasi berikutnya ini akan dapat beralih jaringan otomatis antara jaringan 4G dan 5G untuk menghasilkan layanan yang lebih stabil.

Baca juga: Teknologi Masa Depan Yang Sudah Terwujud

Apakah ini berarti akhir bagi layanan telepon rumah atau kantor?

Sepertinya tidak. Perusahaan-perusahaan telekomunikasi telah berinvestasi terlalu banyak dalam serat optik dan kabel tembaga broadband tanpa kabel untuk mengembangkannya dengan cepat. Layanan broadband domestik dan kantor akan menjadi saluran telepon tetap untuk beberapa tahun mendatang, meskipun akses nirkabel tetap akan tersedia.

Bahkan sebaik apapun konektivitas nirkabel, tetap banyak yang lebih suka stabilitas dan kapasitas jaringan fisik.

Apakah 5G akan berfungsi di daerah pedesaan?

Kurangnya sinyal dan kecepatan data yang rendah di daerah pedesaan adalah keluhan umum di Inggris dan banyak negara lainnya. Tetapi 5G belum tentu mengatasi masalah ini karena akan beroperasi pada pita frekuensi tinggi yang memiliki banyak kapasitas tetapi mencakup jarak yang lebih pendek. 5G utamanya akan menjadi layanan perkotaan untuk daerah berpenduduk padat.

Pita frekuensi yang lebih rendah (biasanya 600-800Mhz) lebih baik pada jarak yang lebih jauh, sehingga operator jaringan akan berkonsentrasi pada peningkatan cakupan 4G LTE mereka secara paralel dengan peluncuran 5G.

Hal ini tentunya bisa dijadikan peluang bisnis bagi operator yang ingin mengembangkan cakupan jaringannya di daerah-daerah terpencil, yang belum terjangkau internet.

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *