Sejarah Media Penyimpanan Data

Sejarah Media Penyimpanan Data

Teknologi – Sejarah media penyimpanan data. Teknologi yang makin pesat, membawa banyak sekali perubahan pada wajah dunia dan peradaban manusia. Khususnya pada bidang komputerisasi dan layanan media penyimpanan (data storage), tercipta berbagai macam perangkat baru yang canggih.

Sekarang ini orang masih menganggap media penyimpanan data menggunakan Hardisk Disk Drive (data storage) berkapasitas 500 GB masih terlalu kecil untuk memuat data-data mereka. Namun bayangkan jika teknologi ini dibawa pergi menuju masa lalu (sekira tahun 1981) ketika orang baru mengenal media bernama diskette berkapasitas 360KB.

Baca juga: Teknologi Pengisian Daya Nirkabel di Ponsel

Selain itu, perkembangan media penyimpanan data juga meningkat sangat pesat. Orang mungkin tidak menyangka bahwa awan sekarang dapat digunakan untuk menyimpan data (Cloud Storage) atau berbasis internet. Jadi sekarang ini, manusia benar-benar mampu memanfaatkan langit dan bumi untuk kepentingannya. Berikut ini akan diulas sejarah media penyimpanan data dari beberapa tahun silam.

Sejarah Media Penyimpanan Data
Sejarah Media Penyimpanan Data

Tahun 1956, IBM perusahaan perangkat keras asal Amerika merilis mesin bernama IBM 305 RAMAC. RAMAC adalah komputer komersial pertama yang tersusun dari 50 keping disc berukuran 24 inci. Hal ini yang menjadikan RAMAC memiliki bobot hampir 1 ton. Random Access Method of Accounting and Control adalah singkatan dari RAMAC.

Komputer ini dirancang untuk kebutuhan akutansi bisnis. RAMAC memiliki kapasitas memori sebesar 3,75 MB dan pertama kali digunakan oleh industri otomotif di Amerika yakni Chrysler dan Mopar.

Waktu berlalu, pada 1976 ditemukanlah Floppy Disk yang berkapasitas 360 KB. Dari sisi muatan memang jauh lebih kecil, namun dari sisi materi, media ini sungguh sesuatu kemajuan. Floppy disk hanya berukuran 8 inci dengan hanya mode read only. Media ini juga mengalami banyak perkembangan baik dari ukuran (3 inci) maupun kapasitasnya (sekira 250 MB).

Baca juga: Masalah Kehidupan Yang Terpecahkan Oleh Teknologi

Sejarah Media Penyimpanan Data

Masuk pada 1980 Seagate mengembangkan media penyimpanan bernama Seagate ST-506. Hardisk ini memiliki kecepatan putaran hingga 7200rpm yang berada diatas kecepatan putaran standar hardisk saat ini yaitu sekitar 5400rpm. Ukurannya sendiri sebesar 5,25 inci dan memiliki kapasitas memori 5 MB.

Sejarah Media Penyimpanan Data
Sejarah Media Penyimpanan Data

Kemudian produsen hard disk internasional Western Digital, memperkenalkan Western Digital Caviar pada 1990. Perangkat ini memiliki memori sebesar 40 MB. Hard disk ini diklaim sebagai media penyimpanan terbaik pada saat itu. Desainnya yang rapih dan bersih, juga didukung dengan aksesnya yang cepat di zamannya.

Perusahaan hard disk mulai tergerak untuk menciptakan media penyimpanan dengan kapasitas (GB) Giga Byte pada awal 90an. Seagate Barracuda pada 1992, menjadi salah satu perangkat yang memiliki kapasitas besar, yakni sekira 2,1 GB.

Setelah itu, barulah ditemukan piringan bulat bening bernama CD-ROM. Benda ini mulai mewarnai pasaran data storage pada 1994. Piringan ini memiliki kapasitas 650-700 MB.

Dahulu cakram optik ini hanya dapat dibaca saja (read-only) tetapi sekarang ini, CD-ROM makin berkembang sehingga dapat tertulis berulang kali (Re-Write/RW) yang lebih dikenal dengan nama CD-RW.

Baca juga: Teknologi Sepak Bola Yang Lebih Canggih

Tidak mau ketinggalan, Sony melakukan inovasi besar-besaran pada 1999 dengan menciptakan Secure Digital Card (SD Card). Media itu berkapasitas 2 GB dan masih berukuran agak besar dibanding microSD.

Penyimpanan Data Abad 20

Memasuki 2006 Seagate Barracuda bertransformasi dengan kapasitas lebih besar yakni, 750 GB. Selain itu Sandisk juga ikut memperkenalkan SDHC memory card berkapasitas 32 GB class 4 pada tahun yang sama.

Media penyimpanan semakin kecil tapi kapasitasnya semakin besar, itulah yang terjadi pada abad modern. Sony kembali memperkenalkan Sony XC Memory Stick yang berkapasitas 2TB (terabyte) atau sekitar 2000 GB. Ukurannya sangat kecil dan memiliki kecepatan transfer yang mumpuni untuk memindahkan data.

Barulah, pada 2013 Dell memanfaatkan teknologi penyimpanan awan atau Cloud Storage pada flashdisk bernama Dell Ophelia. Alat ini berbentuk seperti flashdisk dan memiliki kapasitas penyimpanan yang tidak terbatas. Bahkan bentuk dan modelnya pun beragam. Dan kini benda tersebut tengah diganderungi.

Baca juga: Teknologi Film Avengers: Endgame Yang Sudah Ada

Bukan hanya itu, beberapa perusahaan teknologi seperti Google dan Microsoft juga menyediakan media penyimpanan berbasis Cloud terbatas secara gratis lewat aplikasi Google Drive, Sky Drive, dan DropBox.

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *