Teknologi Ban Mobil Terbaru Yang Anti Bocor

Teknologi Ban Mobil Terbaru Yang Anti Bocor

Teknologi – Teknologi ban mobil di masa depan memang telah dirancang saat ini. Peluncurannya sendiri akan dilakukan pada beberapa tahun kemudian. Michelin salah satu produsen ban yang baru saja memperkenalkan ban telanjang anti bocor bagi konsumennya. Namun penjualannya sendiri diungkap baru dilakukan pada 2024.

Ban telanjang ini sendiri sekilas terlihat biasa, namun kecanggihan yang ditawarkan ban ini yakni anti bocor. Sehingga konsumen tak perlu khawatir terhadap masalah ban kempis di jalan. Teknologi terbaru yang diterapkan Michelin tak hanya risiko ban kempis di jalan. Karena lingkaran ban yang tak menggunakan dinding, ban juga diklaim anti meledak.

Baca juga: Tren Teknologi 2019 Yang Disematkan di Smartphone

Di Indonesia, ban seperti ini mungkin bisa menguntungkan pengemudi terutama yang melintas di kawasan ‘ranjau paku’ di beberapa titik di Jakarta.

Teknologi Ban Mobil Terbaru Yang Anti Bocor

Pada bagian dalam ban hanya terdapat pilar utama ban berbentuk U. Diperkirakan pilar bagian dalam ini yang menjadi penahan dari beban mobil saat berjalan. Fungsi pilar ini sendiri juga sebagai pengganti udara yang selama ini dikenal membantu menahan beban ban selain struktur rangka yang tertanam di permukaan dinding ban.

Teknologi Ban Mobil Terbaru Yang Anti Bocor
Teknologi Ban Mobil Terbaru Yang Anti Bocor

Untuk memberikan bantingan yang maksimal terhadap beban kendaraan, pilar karet ini memiliki tingkat kekuatan yang telah diperhitungkan dengan matang. Sehingga saat berjalan tingkat kelenturannya pun sangat mendukung kenyamanan ban saat digunakan.

Kelebihan lain ban tanpa udara yakni tidak boros material untuk diproduksi, menghilangkan kebutuhan ban serep, dan lebih awet dari ban konvensional.

Baca juga: Inovasi Teknologi Sempat Viral Tidak Berguna Bagi Manusia

Michelin menjelaskan bila ban tanpa udara digunakan secara massal berpotensi mengurangi penggunaan bahan baku seperti karet dan juga memangkas limbah. Disebut bila itu dilakukan maka 20 persen limbah ban bekas bisa dikurangi.

Pengembang ban modern ini merupakan hasil kolaborasi antara pemanufaktur mobil asal Amerika Serikat, General Motors dengan produsen ban Perancis, Michelin. Keberhasilan ban bernama Airless saat ini terus menjalani pengujian sebelum diluncurkan. General Motors melakukan pengujian ban menggunakan produk Bolt. Ban rencananya akan dijual secara global pada 2024 mendatang.

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *