Teknologi MotoGP di Motor Pabrikan

teknologi MotoGP di motor

Teknologi MotoGP di motor pabrikan. MotoGP selalu menjadi idaman para bikers. Sebab, selain teknologinya yang selalu mutakhir, kualitasnya motornya juga pasti nomor wahid. Asiknya, beberapa teknologi MotoGP kini telah diterapkan di motor pabrikan yang diproduksi secara massal.

Berikut beberapa teknologi MotoGP di motor pabrikan yang barangkali kalian tidak sadari.

1. Brake cooling duct

teknologi MotoGP di motor

Dilansir dari berbagai sumber, teknologi brake cooling duct pertama kali digunakan pada produk Ducati. Teknologi ini berguna untuk mengalirkan udara dari arah depan kaliper rem tidak terlalu panas. Manfaat lain dari brake cooling duct adalah menjaga suhu mesin tetap normal karena mesin selalu mendapat udara segar.

Fungsinya sama yaitu untuk menangkap angin.

Baca juga: Teknologi Mengerikan Yang Membahayakan Manusia

2. Swing arm

teknologi MotoGP di motor

Swing arm adalah frame yang melekat dengan bagian roda belakang serta rangka utama motor. Swing arm penting untuk menjaga stabilitas motor agar tidak terguncang di trek yang tidak rata. Teknologi ini membuat suspensi roda belakang tidak terlalu berat. Dengan kata lain, swing arm membuat keseimbangan motor lebih terjaga.

Fungsi lain dari perangkat ini adalah menjaga agar rantai tetap tegang ketika tuas kopling ditekan.

3. Traction control system

teknologi MotoGP di motor

Traction control system digunakan oleh banyak motor MotoGP untuk mencegah guncangan atau selip ketika menikung. Teknologi ini dirancang untuk mengurangi risiko ban belakang selip saat memaksimalkan akselerasinya. Alhasil, kondisi jalan berbelok yang licin sekalipun tidak akan membuat motor yang kita tunggangi jatuh.

Baca juga: Teknologi Yang Bakal Hadir di 2030

4. Blue core

teknologi MotoGP di motor

Teknologi blue core semakin terkenal ketika digunakan oleh Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo pada motor YZR-M1. Blue core dianggap mampu mengoptimalkan tenaga motor yang ditunggangi sekaligus tetap hemat bahan bakar. Tidak kalah ketinggalan adalah ramah lingkungan.

5. Brake lever protector

teknologi MotoGP di motor

Grand Prix Commission di Valencia pada 2011 menjadi kali pertama semua motor menggunakan brake lever protector. Keputusan tersebut tidak lepas dari insiden di GP Catalunya 2006 yang menimpa Pedrosa, Melandri, hingga Capirossi. Perangkat ini berguna untuk menambah keamanan pengendara dari senggolan.

Untuk perangkat ini, tidak semua produk terbaru menjadikan brake lever protector sebagai perangkat bawaan. Tapi perangkat ini dijual terpisah dengan harga yang terjangkau.

Baca juga: Alasan Keberadaan Lampu Kabut

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *