Tren Smartphone 2019

Tren smartphone 2019. Kita sudah memasuki tahun 2019, persaingan sengit antar para vendor smartphone diprediksi masih akan terus terjadi tahun ini. Tren smartphone 2019 masih berkisaran pada fitur terbaru dengan tambahan teknologi terbaru yang dibenamkan pada smartphone.

Masih ingat tahun lalu ketika vendor smartphone berlomba-lomba meluncurkan smartphone dengan lebih dari satu kamera. Layar full screen tanpa bezel (bezeless) aspek rasio 18:9 dengan poni seminim mungkin juga jadi tren di tahun lalu.

Pada tahun 2019 ini persaingan penggunaan kamera lebih banyak juga diprediksi akan terjadi bahkan tidak hanya untuk smartphone kelas premium saja. Fitur-fitur canggih pun mulai dibenamkan pada smartphone kelas menengah.

Baca juga: 5 Fitur Baru Pada Ponsel Bakal Hiasi 2019

Apa saja tren smartphone 2019, simak prediksinya berikut ini.

1. Kehadiran 5G

Inovasi teknologi yang patut kita waspadai kehadirannya adalah 5G. Tahun ini 5G diprediksi akan semakin nyata hadir ditengah kita. Akses internet super cepat teknologi 5G melalui smartphone akan terjadi.

Pengumuman terbaru dari hadirnya Qualcomm Snapdragon 855 dengan dukungan modem 5G akan diproduksi masal dan menjadi tren smartphone 2019 generasi penerus 4G.

Hampir semua vendor sudah bersiap menyambut 5G sejak tahun lalu, bahkan Oneplus segera luncurkan smartphone 5G, begitu juga Motorola yang sudah menyiapkan 5G moto mod terbaru.

2. Pengisian daya cepat (Fast Charging)

Tren smartphone 2019

Teknologi pengisian daya cepat atau fast charging akan menjadi fitur dasar dan tren smartphone 2019, bukan hanya untuk smartphone kelas premium saja namun juga hadir untuk smartphone kelas menengah.

Bahkan yang terbaru Huawei Mate 20 Pro dilengkapi dengan fitur dan charger khusus yang dapat mengisi daya baterai 100% hanya butuh waktu 60 menit saja.

Baca juga: Tren Teknologi Tahun 2019

3. Sensor sidik jari di layar (in-display fingerprint scanner)

Tren smartphone 2019

Inovasi sensor sidik jari sudah hadir tahun lalu, adalah Oppo V11 Pro yang menghadirkan sensor sidik jari di layar smartphone pertama kali di Indonesia. Namun masih perlu banyak perbaikan karena respon sidik jari di layar ini masih kurang cepat.

Di tahun 2019, diprediksi fitur sidik jari di layar ini akan semakin banyak hadir dengan berbagai perbaikan. Apalagi Qualcomm sudah siapkan prosesor yang mendukung fitur ini melalui chip terbaru mereka Snapdragon 855. Tren in-display fingerprint scanner diprediksi akan menjadi tren baru smartphone pada tahun 2019.

4. Poni layar semakin kecil

Tren smartphone 2019

Tren layar full screen dengan bezel super tipis dan aspek rasio layar 18:9 membuat vendor ponsel berlomba-lomba hadirkan ponsel dengan poni.

Poni pada layar ini sejatinya untuk meletakkan kamera depan dan sensor lain, pada tahun lalu tren poni ini jadi standar pabrikan ponsel terbaru.

Di tahun 2019, poni pada layar smartphone akan semakin kecil, bukan lagi kotak hitam namun sudah mengecil menjadi bentuk tetesan air (teardrop notch).

Bahkan Oppo dan Vivo coba memaksimalkan layar tanpa poni dengan inovasi pop up mekanik kamera selfie, yang akan muncul keluar saat ingin digunakan.

Samsung dan Honor juga sudah mencoba dengan membuat lubang kecil pada layar yang berukuran hanya 2-4 mm saja. Lubang kamera pada layar (‘pin-hole’ notch) ini akan menjadi tren smartphone 2019 mendatang.

Baca juga: Teknologi Canggih Yang Bakal Hadir di Smartphone Masa Depan

5. Layar HDR di ponsel menengah

Tren smartphone 2019

Teknologi HDR (High Dynamic Range support) pada layar memang bukanlah sesuatu yang baru pada smartphone. Teknologi layar cerdas yang mampu menampilkan warna lebih baik ini sebelumnya hadir pada ponsel flagship, dan pada tahun 2019 kemampuan layar HDR ini akan menjadi tren dan hadir pada ponsel kelas menengah.

6. Fitur kamera foto Low-light

Kemampuan kamera ponsel akan semakin bagus lagi terutama untuk memotret pada kondisi low-light. Pada tahun 2019, mode foto low-light ini akan terintegrasi dalam kamera standar dan banyak diterapkan bukan hanya pada ponsel mahal saja namun pada ponsel kelas menengah.

Mode foto low-light ini memang membutuhkan waktu sedikit lebih lama saat memotret karena akan merekam beberapa foto sekaligus dan menggabungkannya menjadi sebuah foto low-light yang lebih detail dan pencahayaan bagus. Kombinasi berbagai frame foto ini juga akan ditambahkan dengan fitur kamera lainnya seperti stabilitas dan pengurangan noise.

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *